Joker Dalam Wujud Berbagai Aktor Hollywood

The prince of villain is back at cinema. Siapa lagi kalau bukan Joker? Tokoh yang menghiasi wajahnya seputih dinding dengan garis senyum merah dan aksen hiasan mata ini sudah terkenal sebagai penjahat psikopat yang menjadi musuh dari superhero Batman. Meski dikisahkan sebagai peran antagonis, tidak sedikit penggemar film ini yang justru menyukai Joker dibanding Batman itu sendiri. Ga mengherankan karena karakter Joker yang gila dan tidak peduli akan resiko membuat kita merinding dan selalu menunggu kegilaan apa lagi yang bisa dia lakukan.

Nah, terakhir kali kita melihat Joker adalah saat ia tergabung dalam kumpulan supervillain, Suicide Squad pada tahun 2016. Itu adalah kali pertama kemunculan Joker tanpa dibayangi Batman yang seolah menjadi sebab-akibat hubungan keduanya. Film tersebut mendapat antuasiasme luar biasa dimana pendapatan film ini menembus angka 746,8 juta USD.

Kali ini salah satu karakter komik DC selaku kumpulan dari Batman, Superman, dan Wonder Woman ini akan hadir dalam layar lebar dalam film terbaru, Joker. Dari judulnya sudah jelas kemana lampu sorot dari film ini terpaku. Walaupun Joker hadir sebagai musuh Batman, film ini akan membahas bagaimana Joker ‘terbentuk’ secara alami menjadi seorang penjahat. Nah, kali ini aktor yang akan memerankah tokoh ikonik ini adalah Joaquin Phoenix.

Sebelum membahas lebih lanjut tentang kiprah Joaquin Phoenix dalam film terbarunya, yuk kenalan dengan 5 aktor yang ciamik banget ngehidupin Joker.

JACK NICHOLSON

Jack Napier menjadi tokoh Joker yang pertama kali tayang dalam bentuk layar lebar

Aktor kelahiran 1937 ini merupakan aktor kawakan Hollywood yang untuk nentuin film terbaiknya aja kamu bakal kebingungan.  Karirnya dimulai tahun 1958 dengan drama remaja The Cry Baby Killer dan ia mendapatkan Oscar pertamanya dengan film Easy Rider. Melalui film ini, ia menjadi salah satu aktor yang menjadi legenda anti-hero MGM. Ia kemudian kembali dikenal dalam film-film seperti One Flew Over the Cuckoo’s Nest (1975), A Few Good Men (1992), hingga psychological thriller terkenal The Shining (1980). Kemampuan aktingnya sebenarnya sudah terlihat bahkan saat SMA semasa ia aktif dalam teater sekolah.

Terpilihnya ia menjadi Joker pada Batman (1989) awalnya diragukan karena saat itu Jack sudah tergolong tua untuk memerankan karakter seperti Joker. Terlebih, film yang ia bintangi akan menjadi film Batman pertama di layar lebar sehingga penggemar komik Batman tentu sudah punya ekspektasi sendiri.

Tapi, berkat aktingnya yang bahkan mencuri atensi terbanyak dibanding Batman sendiri, film itu berhasil meraup 411,5 juta USD kala itu. Perubahan karakter Jack Napier menjadi penjahat paling dibenci di Gotham city berbanding terbalik dengan apa yang dirasakan oleh penonton dimana saat itu penonton lebih sering mengharapkan kemunculan Joker. Jika kalian ingin melihat Joker yang satiristik dan penuh humor secara bersamaan, Clown Prince of Crime akan membuatmu mendapatkan kedua sensasi tersebut dalam film karya Tim Burton ini.

“Sometimes I just killed myself”

HEATH LEDGER

Kedatangan Heath Ledger yang menjadi Joker yang mendadak dan tidak diketahui oleh aktor lain di adegan pesta perusahaan menjadi kejutan dan atmosfer menegangkan hingga Maggie Gyllenhall sendiri takut menatapnya dan Michael Caine lupa dialognya

Kemungkinan Heath Ledger akan menjadi ikon Joker yang paling dikenal sepanjang masa. Perannya dalam The Dark Knight di tahun 2008 meninggalkan kesan mendalam karena aktingnya yang penuh kejutan, tidak punya empati dan menjadi manifestasi sempurna dari karakter Joker, the agent of chaos. Aktor berkebangsaan Australi yang lahir 4 April 1979 ini dipilih menjadi Joker bahkan sebelum skrip film tersebut dibuat karena determinasi Heath setelah melihat Batman Begins dimana ia meminta mengambil peran dalam Batman. Christoper Nolan pun yang menjadi sutradara merasa Heath Ledger memang siap untuk peran tersebut. Linenya dalam film tersebut begitu dikenal diikuti ekspresi raut mukanya yang disebabkan Glasgow smile dan rambut hijau.

Debutnya dalam perfilman Hollywood dimulai ketika ia memainkan Patrick Verona dalam film coming of age “10 Things I Hate About You” di tahun 1999. Debutnya ini membuka peluangnya berkarir dimana ia bersama pemain lain dalam film itu mendapatkan nominasi di kategori actor remaja. Film lainnya yang cukup dikenal adalah Brokeback Mountain dimana ia berperan sebagai Ennis Del Mar yang memiliki hubungan seksual dengan Jack Twist yang diperankan Jake Gyllenhaal. Film ini memberikan penghargaan Aktor Terbaik dari New York Film Critics Circle Award dan Aktor Internasional Terbaik dari Australian Film Institute.

Kematiannya sendiri menimbulkan shock dan kegemparan dimana saat itu Batman baru akan rilis enam bulan setelahnya. Meski begitu, aktingnya diakui begitu spektakuler hingga memenangkan Best Supporting Actor di Oscar dan Golden Globe. Film ini pun meraih keuntungan 1,005 miliar dollar Amerika.

“Why So Serious?”

JARED LETO

Totalitas Jared dalam memerankan Joker tidak main-main dimana ia ‘berulah’ dengan berlaku iseng pada kru dan pemain dengan mengirimkan hadiah ‘mengerikan’

Jared Leto mungkin lebih dikenal sebagai seorang musisi ketimbang aktor. Karirnya sebagai seorang musisi dimulai ketika membentuk sebuah band tahun 1998 dengan nama 30 Seconds to Mars bersama saudaranya Shannon Leto.

Tapi Jared Leto sendiri lebih dulu masuk ke showbiz Amerika melalui dunia akting. Karirnya berawal pada tahun 1994 dari film My So-Called Life. Setahun kemudian ia mulai dikenal public dengan peran utama pada film How to Make an American Quilt. Film lain yang sukses ia bintangi adalah Dallas Buyers Club dimana ia menjadi perempuan transgender penderita HIV bernama Rayon dan karakternya sebagai Joker dalam film Suicide Squad.

Jared terkenal pilih-pilih dengan tawaran akting yang diterimanya. Hal ini bisa dipahami karena totalitasnya dalam berperan tidak main-main karena ia mendalami perannya bahkan di belakang kamera. Dalam film Suicide Squad, Jared seringkali memberikan kejutan pada kru dan sesama aktor berupa hadiah. Hal ini untuk menggambarkan Joker adalah karakter yang gila dan tidak mengenal batas sehingga untuk menghidupkan sisi tersebut, Jared menjelma menjadi Joker selama syuting film. Film ini meraup keuntungan tidak kurang dari 746 juta dolar Amerika.

“I can’t wait to show you my toys”

JOAQUIN PHOENIX

Kali pertama akhirnya Joker memiliki latar belakang yang jelas setelah sebelumnya memiliki beragam versi berbeda sejak dibuat di tahun 1940. Film Joker yang disutradai oleh Todd Philips dikatakan film yang tidak melekat dalam timeline DCE Universe. Berbeda dengan kebanyakan film Batman and Joker, kali ini Joker tidak lagi dikisahkan sebagai sisi pedang yang lain dari Batman. Dan Joaquin Phoenix dipercaya menghidupkan Joker dalam versinya yang tunggal tanpa bayangan superhero.

Film yang nantinya akan tayang tanggal 2 Oktober mendatang akan mengisahkan asal muasal Arthur Fleck (nama asli Joker), seorang stand up gagal yang mengalami masalah depresi berubah menjadi the clown prince. Kisah Joker ini sendiri pun tidak mengikuti komik DC manapun hingga film ini sendiri tentu masih misteri bagi penggemarnya.

Joaquin Phoenix yang lahir 28 Oktober 1974 merupakan actor yang lebih dulu punya nama dan karir yang panjang sebelum memerankan Joker. Debutnya dimulai bersama saudaranya River dan Summer Phoenix pada film SpaceCamp di tahun 1986. Filmnya lain yang terkenal adalah To Die For (1995) dan Quills (2000). Joaquin kemudian mendapat perhatian internasional setelah memerankan Commodus di Gladiator.

Mulanya, ia menolak memerankan Joker karena beban dari peran tersebut yang sangat besar karena menguras emosi dan tenaga. Tetapi aktingnya tersebut dipuji oleh sang sutradara hingga jika Joaquin bersedia main di sekuel film Joker, Todd bersedia menemani Joaquin setiap hari dalam sepekan. Sudah penasaran gimana hebatnya Joaquin memerankan sang pangeran badut?

“You don’t listen, do you?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *