One Piece : Stampede (2019) | Rekap Film

Setelah sebelumnya Luffy dan krunya menghabiskan waktu mencari Pure Gold bersama Olga, kali kali ini kita kembali menemui mereka dalam petualangan mereka di sebuah festival dalam film One Piece Stampede. Film ini menjadi film keempat belas semenjak One Piece dianimasikan pada tahun 1999. Film ini telah lebih dulu tayang di Jepang pada 9 Agustus 2019 yang berhasil memecahkan rekor penonton terbanyak pada hari pertama dimana film ini berhasil menjual 356.052 tiket pada 429 layar di 352 bioskop pada hari pembukaan pertama dan meraih rekor kehadiran hari pertama terbesar di box office Jepang sejauh ini pada tahun 2019.

One Piece Stampede mengisahkan petualangan Luffy dan kru topi jerami mengikuti festival bajak laut di sebuah pulau dengan harta karun Roger sebagai hadiah utamanya. Film ini mengambil timeline petualangan di sela arc Dressrosa dan Wholecake Island. Kru Topi Jerami yang memang penggemar festival memutuskan ke festival yang bernama Pirate Expo. Awal mula perburuan harta Roger dihantarkan dengan baik dari konsep festival yang menggabungkan tempat-tempat yang pernah dilalui oleh kru Topi Jerami dan pertarungannya bersama para bajak laut lain hingga munculnya tokoh antagonis yang menjadi musuh bersama.

‘Musuh bersama’ ini merupakan pembeda film One Piece Stampede dan film sebelumnya. Penggemar One Piece banyak menantikannya sejak melihat trailernya dari Juni lalu. Tidak seperti kebanyakan film One Piece sebelumnya yang berfokus pada petualangan kru Top Jerami saja. Dalam film ini mereka bertemu dengan para bajak laut lain yang diperkenalkan melalui manga dan animenya. Kita sudah bisa melihat dari trailernya beberapa tokoh yang juga mengikuti atau bertarung bersama di festival tersebut seperti 11 supernova, beberapa shichibukai seperti Hancock, Dracule Mihawk (Taka No Me), Crocodile dan para angkatan laut seperti Smoker, Kizaru dan Fujitora yang diperkenalkan pertama kali di arc Dressrosa hingga Sabo dari Pasukan Revolusi juga Rob Lucci dari CP-0 yang kembali hadir di film ini. Membuat penggemar One Piece excited akan sehebat apakah pertarungan kru Topi Jerami nantinya yang layaknya seperti pertarungan besar. Bisa dibilang, One Piece Stampede adalah film One Piece yang mengambil konsep Avenger dengan Douglass Bullet menjadi antagonis utama yang merupakan mantan anak buah Roger.

Tim dadakan. Smoker, Sabo, Luffy, Law, Boa Hancock, dan Buggy

“No one lives alone on this ocean”

Menonton One Piece Stampede akan memberikan kamu banyak kejutan tak terduga serta rasa nostalgia tentang arc-arc yang telah dilalui oleh Luffy dan kawan-kawan. Beberapa pertemuan dari tokoh-tokoh yang sempat bertemu di masa lalu sepeti Robin yang kembali bertemu dengan mantan bosnya, Crocodile atau pertemuan Zoro dengan guru sekaligus lawan utamanya Mihawk merupakan salah satu kejutan yang membawa ketegangan sendiri. Meski tetap saja kejutan yang dipersiapkan di akhir film tentu yang paling membekas bagi para penonton usai menyelesaikan film. Gak mengherankan mengingat film sengaja dibuat untuk merayakan 20 tahun One Piece sejak episode pertamanya October 20, 1999 lalu. Karya Eiichiro Oda ini disutradai oleh Otsuka Takashi.

One Piece adalah film tentang seorang bajak laut Monkey D. Luffy yang berkeinginan menjadi seorang raja bajak laut. Bersama para kru yang ia kumpulkan selama petualangan, ia berlayar ke Grand Line untuk mendapatkan One Piece, harta karun Raja Bajak Laut sebelumnya, Gold D. Roger. Saat ini petulangan Luffy dan kru Topi Jerami telah memasuki arc Wano baik di manga maupun animenya.

Douglas Bullet, mantan anak buah Gold D. Roger sang Villain

Rabu, 18 September kemarin tim Rekavers berkesempatan nonton bareng premiere film ini bersama teman – teman dari panitia Japan Lovers Kendari, Techno’s Studio, Kendari Info, dan One Piece Lovers se-kota Kendari. One Piece Stampede adalah film yang harus kamu nonton bareng – bareng karena film ini sanga cocok untuk yang menyukai aksi – aksi dengan ledakan dan fighting asik ala karakter One Piece.

Kalau kamu penggemar One Piece tetapi memutuskan melewatkan film ini, dosa besar untuk kamu kalau menunggu keseruan film ini tertahan karena film ini banyak diklaim sebagai film terbaik One Piece oleh penggemar yang sudah menontonnya. Jadi, mumpung masih awal pemutaran, segera booking tiket ya dan bila perlu nobar bersama teman-teman kamu yang lain. Oleh karenanya, kami memberikan film ini skor 9.5 dari 10. Hampir Sempurna!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *